Seloliman adalah desa kecil namun sangat indah, di Mojokerto Jawa Timur. Berada di lereng sebelah barat Gunung Penanggungan, gunung dengan situs peninggalan terbanyak didunia. Anda akan mendapatkan kesempatan unik melihat pemandangan alam yang subur, keramahan masyarakat desa, serta situs-situs peninggalan jamanKerajaan Majapahit.

Pusat Pendidikan Lingkungan Hidup (PPLH) Seloliman merupakan NGO (Non Government Organization), bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pelestarian lingkungan hidup serta pengelolaan ekowisata yang tepat.

Pusat Pendidikan Lingkungan Hidup (PPLH) Seloliman merupakan lembaga swadaya masyarakat (LSM) yang bergerak di bidang pendidikan lingkungan hidup. Mulai mengawali gerakan pendidikan lingkungan sejak 15 Mei 1990.

Seluruh aktivitas PPLH Seloliman dilakukan di lahan tandus dan gersang seluas 5 hektar di lereng Gunung Penanggungan, tepatnya di Dusun Biting, Desa Seloliman Kecamatan Trawas Kabupaten Mojokerto, Provinsi Jawa Timur dan secara Legalitas berada di bawah Payung Yayasan Lingkungan Hidup Seloliman (YLHS).

Visi: Terbangunnya kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan hidup yang lestari dan berkelanjutan melalui pendidikan lingkungan hidup dan pendidikan pembangunan berkelanjutan.

Misi :

  • Melakukan pendidikan untuk membangun kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan hidup.
  • Melakukan upaya-upaya pelestarian dan pengelolaan lingkungan hidup secara bijaksana dan berkelanjutan dengan cara mengembangkan, membantu, dan menyebarluaskan informasi serta ilmu pengetahuan yang ramah lingkungan untuk meningkatkan kesejahteraan dan perdamaian umat manusia.
  • Memberikan informasi dan membangun kerja sama dengan masyarakat dalam upaya-upaya pelestarian dan pengelolaan lingkungan hidup secara bijaksana.
  • Melakukan usaha-usaha peningkatan kapasitas masyarakat dalam berbagai aspek dalam rangka pemberdayaan, pengentasan kemiskinan dan membangun kemandirian.
  • Melakukan advokasi untuk pelestarian lingkungan hidup.

Untuk mencapai Visi dan Misi tersebut diperlukan program-program pendidikan yang mendukung seperti Program Ekologi Hutan Tropis, Pengembangan Pertanian Organik, Program Pengelolaan Sampah, Program Energy Alternatif, Program Ekowisata Seloliman dan Gunung Penanggungan, Program Sosial Pedesaan, Tanaman Obat Keluarga, Program Sekolah Adiwiyata, dan PHM (Pertemuan Hari Minggu).

Impact yang diharapkan dari keberadaan PPLH Seloliman adalah adanya perubahan pola pikir dan perilaku dalam memandang lingkungan di sekitarnya sehingga lebih arif dan bertanggung jawab terhadap Lingkungan Hidup itu sendiri.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *